Seorang bocah bertelanjang kaki berjalan menyusuri kali
dekat rumah untuk menikmati kesendiriannya hidup di pelosok desa. Ia bukan anak
pemberani untuk menyebrang kali yang arusnya cukup deras tapi dia juga bukan
anak manja yang harus menanti di rumah apa yang ia inginkan.
Sebagai anak tunggal ia merasa bersyukur bisa menikmati
kasih saying yang utuh dari kedua orang tuanya. Tapi ia juga layak iri dengan
teman sebayanya yang memiliki kakak yang melindungi maupun adik yang
mengganggu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar